Minda Sejagat.Net

...ilmu tiada sempadan

Learning

Login Form

Ads

Umur Umat Islam


Posted by netlog in Umur Umat Islam.


Menentukan umur umat Islam juga bukan dalam arti meramalkan kapan terjadinya kiamat karena sebenarnya hari kehancuran tersebut adalah rahsia Allah SWT, akan tetapi yang dimaksudkan adalah anggaran-anggaran global yang bersandarkan kepada keterangan Rasulullah dalam hadis-hadis yang sahih saja dan juga keterangan-keterangan ulama- ulama besar yang menerangkan hadis-hadis tersebut ...

Pendahuluan

Umur umat Islam adalah semenjak diutusnya Nabi Muhammad SAW sampai terjadinya hari kiamat. Atau tepatnya sampai datangnya angin lembut dari arah Yaman Selatan, hingga dicabutnya nyawa setiap orang yang beriman, dan hal itu terjadi setelah meninggalnya Isa bin Maryam. Kemudian tidak tersisa lagi di bumi ini seorang yang beriman satu pun, dan tinggallah makhluk-makhluk yang paling derhaka, ingkar, dan jahat, atas mereka terjadilah hari kiamat.

Sedangkan umur umat Yahudi adalah semenjak Allah mengutus Nabi Musa AS sampai diutus pula Nabi Isa AS. Ada pun umur umat Nasrani adalah semenjak diutusnya Nabi Isa sampai diutus Nabi Muhammad SAW.

Pembahasan umur umat Islam tidak bermaksud mempercepat roda vitalitas kehidupan dunia atau kehancuran alam. Rasulullah bersabda, "Jika kiamat telah mulai terjadi, sedang di tangan salah seorang kamu ada sebiji (bibit tanaman), maka jika ia sempat menanamnya menjelang kiamat itu, hendaklah ia menanamnya." (HR. Bukhary dan Ahmad). Sehingga pembahasan tentang umur umat Islam tidak bererti bahawa kita akan berlaku lemah dan meninggalkan kerja, meninggalkan menuntut ilmu atau dakwah. Akan tetapi sebaliknya kita harus bersiap-siap menghadapi huru-hara dan peperangan akhir zaman tersebut dengan iman, ilmu, amal, dan takwa.

Menentukan umur umat Islam juga bukan dalam arti meramalkan kapan terjadinya kiamat karena sebenarnya hari kehancuran tersebut adalah rahsia Allah SWT, akan tetapi yang dimaksudkan adalah anggaran-anggaran global yang bersandarkan kepada keterangan Rasulullah dalam hadis-hadis yang sahih saja dan juga keterangan-keterangan ulama- ulama besar yang menerangkan hadis-hadis tersebut.

Hadis-Hadis Rasulullah tentang Umur Suatu Umat

Diriwayatkan oleh Imam Bukhary dari Abdullah bin Umar RA bahawa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya masa menetapmu berbanding dengan umat-umat sebelum kamu adalah seperti waktu antara solat Asar sampai terbenamnya matahari. Ahli Taurat (Yahudi) telah diberikan kepada mereka kitab Taurat, kemudian mereka mengamalkan kitab tersebut, sehingga apabila telah sampai waktu tengah hari, maka mereka pun lemah untuk mengamalkannya. Lalu mereka diberi pahala oleh Allah SWT masing-masing satu qirat. Kemudian diberikan pula kepada ahli Injil (Nasrani), lalu mereka mengamalkan kitab Injil sampai waktu solat Asar. Dan setelah itu mereka lemah untuk mengamalkannya. Maka mereka pun diberi pahala oleh Allah SWT masing-masing satu qirat. Kemudian diberikan pula kepada kita kitab Al-Quran, dan kita mengamalkannya sampai matahari terbenam. Maka Allah SWT memberi ganjaran kepada kita masing-masing dua qirat. Berkatalah ahli kitab (Yahudi dan Nasrani),'Wahai Tuhan kami, mengapa engkau beri ganjaran kepada mereka (Muslim) dua qirat dan engkau memberi ganjaran kepada kami satu qirath, sedangkan amalan kami lebih banyak dari mereka' ". Berkata Rasulullah, "Allah SWT menjawab (sambil bertanya),'Apakah aku berlaku zalim dalam memberi ganjaran dari amal kalian?' Mereka menjawab,'Tidak.' Allah SWT berkata,'Itu adala karunia yang Aku berikan kepada siapa saja yang Aku kehendaki.' "(HR. Bukhary)

Diriwayatkan oleh Imam Bukhary dari Abu Musa RA, Rasulullah bersabda, "pemisalan antara kaum Muslimin dan Kaum Yahudi serta kaum Nasrani adalah seperti laki-laki kaya yang mengupah suatu kaum untuk melakukan sebuah pekerjaan untuknya sampai malam. Akan tetapi kaum tersebut hanya bekerja sampai tengah hari. Dan mereka berkata kepada laki-laki tersebut,'Kami tidak memerlukan gaji yang kamu berikan.' Kemudian laki-laki itu mengupah suatu kaum yang lain, sambil berkata,'Sempurnakanlah pekerjaan ini sampai selesai hari ini juga, dan kamu akan mendapat gaji seperti yang aku syaratkan. Kemudian kaum tersebut hanya bekerja sampai waktu solat Asar dan berkata,'Ambillah olehmu apa-apa yang kami lakukan.' Kemudian laki-laki tersebut mengupah suatu kaum yang lain, dan mereka pun bekerja sampai penuh hari tersebut, sehingga terbenam matahari. Dan mereka mendapat gaji atas dua kaum sebelum mereka. "(HR. Bukhary)

Dari kedua-dua hadis tersebut dapat disimpulkan bahawa waktu yang dimiliki oleh kaum Yahudi adalah sama dengan waktu yang dimiliki kaum Nasrani dan diteruskan (ditambah) waktu yang dimiliki oleh Muslim. Kerana kaum Yahudi bekerja setengah hari sedangkan kaum Nasrani bersama kaum Muslimin bekerja setengah hari pula.

Ketika ahli kitab protes dengan mengatakan ini dan itu maka Allah menerangkan kepada mereka bahawa Dia tidaklah menzalimi mereka, kerana ganjaran yang diberikan kepada mereka adalah banyak dan tidak dikurangkan sedikit pun. Namun yang dipermasalahkan oleh mereka (ahli kitab) adalah kerana Allah memberikan keutamaan dan karunia kepada umat Muhammad SAW dengan menambah pemberian.

Kemudian jika dibandingkan antara kedua-dua ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) dengan kaum Muslimin:


Para sejarawan bersepakat bahwa masa kaum Yahudi dan kaum Nasrani adalah kira-kira 2000 tahun. Ada pun masa (umur) umat Nasrani adalah 600 tahun sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Bukhary dari Salman al-Faritsi RA bahawa Rasulullah bersabda, "Masa antara Isa dan Muhammad adalah selama 600 tahun." (HR. Bukhary)

Dengan demikian umur umat Yahudi adalah sekitar 1400 tahun lebih sedikit dimana ahli sejarah sepakat bahawa kelebihannya berkisar 100 tahun, sehingga tepatnya umur umat Yahudi adalah 1500 tahun. Dan bahawa umur umat Islam adalah sama dengan umur umat Yahudi dikurangi umur umat Nasrani, sehingga umur umat Islam adalah sekitar 900 tahun ditambah 500 tahun sama dengan 1400 tahun.

  1. Adakah sama antara orang-orang Yahudi yang mengatakan tentang binatang lembu,'Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa,' dengan orang-orang Muslim yang mengatakan 'Tiada Ilah selain Allah?' Tentu tidak sama!
  2. Adakah sama antara orang-orang Yahudi yang mengatakan 'Uzair anak Allah' dan orang-orang Nasrani yang mengatakan 'Isa al-Masih anak Allah,' dengan kaum Muslimin yang mengatakan 'Katakanlah Allah itu Esa, Allah tempat seluruh makhluk bergantung, Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada satu pun yang setanding dengan Dia?' Tentu tidak sama!
  3. Adakah sama antara orang-orang Yahudi yang mengatakan 'Sesungguhnya Allah adalah miskin dan kami adalah orang-orang kaya,' dengan orang-orang Nasrani yang mengatakan 'Apakah Tuhanmu dapat menurunkan hidangan kepada kami dari langit,' dengan orang-orang Muslim yang engatakan ' Engkaulah yang kaya wahai Allah dan kamilah yang miskin serta perlu kepada-Mu?' Tentu tidak sama!
  4. Adakah sama antara orang-orang Yahudi yang mengatakan 'Kami dengar dan kami ingkari,' dengan orang-orang Muslim yang mengatakan 'Kami dengar dan kami taat?' Tentu tidak sama!
  5. Adakah sama antara orang-orang Yahudi yang mengatakan 'Pergilah engkau bersama Tuhanmu dan berperanglah, sesungguhnya kami akan duduk di sini saja,' dengan orang-orang Muslim yang berkata 'Pergilah engkau bersama Tuhanmu dan berperanglah, sesungguhnya kami akan ikut berperang bersamamu?' Tentu tidak sama!

Tambahan yang 500 ini didasarkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, dan Al-Hakim dari Saad bin Abi Waqqas, di mana telah bersabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya aku berharap, bahawa umatku tidak akan lemah di hadapan Rabb mereka dengan mengundurkan umur mereka selama setengah hari. "Kemudian Saad ditanya," Berapakah lamanya setengah hari itu? "Dia menjawab," Lima ratus tahun. "(HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Al-Hakim)

Imam as-Sayuthi dalam kitab beliau yang berjudul al-Kasysyaf, ketika menerangkan tentang keluarnya Imam Mahdi, berkata, "Hadits-hadits hanya menunjukkan bahawa umur umat ini (Islam) lebih dari 1000 tahun dan tambahannya sama sekali tidak lebih dari 500 tahun."

Sesuai dengan pengiraan-pengiraan yang ikut kepada keterangan ulama-ulama besar kita yang berdasarkan kepada Sunnah-sunnah yang sahih. Maka saat ini kita berada dan hidup pada tempoh terakhir sebelum masa penghabisan dan masa-masa persiapan untuk menghadapi huru-hara dan peperangan-peperangan besar, atau penghabisan yang mendahului munculnya tanda-tanda besar kiamat.

Pembahasan / pengiraan umur umat Islam yang telah dijelaskan di atas senada dan diperkuat oleh perkataan para ahli kitab, bahwa masa berakhirnya dunia sudah semakin dekat. Sehingga bahagian keterangan para ahli kitab ini sengaja tidak diringkas oleh Peringkas.

Wallahualam.